Penghasilan Tidak Kena Pajak

Posted on Maret 31, 2008. Filed under: Materi Kuliah Pajak |

Penghasilan Tidak Kena Pajak

Besarnya Penghasilan Kena Pajak dari seorang pegawai dihitung berdasarkan penghasilan netonya dikurangi dengan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP).

 Berikut nilai PTKP terakhir berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 137/KMK.03/2005 yang berlaku mulai tahun 2006 sampai sekarang:
Setahun Sebulan
a. untuk diri pegawai Rp 13.200.000,00 Rp 1.100.000,00
b. tambahan untuk pegawai Rp 1.200.000,00 Rp 100.000,00
yang kawin
c. tambahan untuk seorang istri Rp 13.200.000,00 Rp 1.100.000,00
yang penghasilannya digabung
dengan penghasilan suami
d. tambahan untuk setiap anggota Rp 1.200.000,00 Rp 100.000,00
keluarga sedarah dan semenda
dalam garis keturunan lurus,
serta anak angkat yang menjadi
tanggungan sepenuhnya, paling
banyak 3 (tiga) orang

Sebelumnya, berdasarkan pada UU Nomor 17 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan dalam Pasal 7 diatur mengenai batasan PTKP bagi wajib pajak orang pribadi. Batasan PTKP dalam UU PPh berlaku sejak tanggal 1 Januari 2001 sampai dengan tahun 2004. Berikut batasan PTKP menurut UU PPh:
Setahun Sebulan
a. untuk diri pegawai Rp 2.880.000,00 Rp 240.000,00
b. tambahan untuk pegawai Rp 1.440.000,00 Rp 120.000,00
yang kawin
c. tambahan untuk seorang istri Rp 2.880.000,00 Rp 240.000,00
yang penghasilannya digabung
dengan penghasilan suami
d. tambahan untuk setiap anggota Rp 1.440.000,00 Rp 120.000,00
keluarga sedarah dan semenda
dalam garis keturunan lurus,
serta anak angkat yang menjadi
tanggungan sepenuhnya, paling
banyak 3 (tiga) orang

Pada tahun 2005 diberlakukan aturan PTKP yang menggantikan batasan PTKP dalam UU PPh yaitu dengan diberlakukannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 564/KMK/03/2004. Batasan PTKP dari PMK ini hanya efektif dilaksanakan selama tahun 2005 saja karena mulai tahun 2006 diberlakukan aturan batasan PTKP yang terbaru. Berikut isi dari PMK nomor 564/KMK.03/2004 yaitu:

Setahun Sebulan
a. untuk diri pegawai Rp 12.000.000,00 Rp 1.000.000,00
b. tambahan untuk pegawai Rp 1.200.000,00 Rp 100.000,00
yang kawin
c. tambahan untuk seorang istri Rp 12.000.000,00 Rp 1.000.000,00
yang penghasilannya digabung
dengan penghasilan suami
d. tambahan untuk setiap anggota Rp 1.200.000,00 Rp 100.000,00
keluarga sedarah dan semenda
dalam garis keturunan lurus,
serta anak angkat yang menjadi
tanggungan sepenuhnya, paling
banyak 3 (tiga) orang

Catatan:
 Dalam hal karyawati kawin, PTKP yang dikurangkan adalah hanya untuk dirinya sendiri, dan dalam hal tidak kawin pengurangan PTKP selain untuk dirinya sendiri ditambah dengan PTKP untuk keluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya.
 Bagi karyawati yang menunjukkan keterangan tertulis dari Pemerintah Daerah setempat (serendah-rendahnya kecamatan) bahwa suaminya tidak menerima atau memperoleh penghasilan, diberikan tambahan PTKP sejumlah Rp 1.200.000,00 (satu juta dua ratus ribu rupiah) setahun atau Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah) sebulan dan ditambah PTKP untuk keluarganya.
 Besarnya PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun takwim. Adapun bagi pegawai yang baru datang dan menetap di Indonesia dalam bagian tahun takwim, besarnya PTKP tersebut dihitung berdasarkan keadaan pada awal bulan dari bagian tahun takwim yang bersangkutan.
Contoh Soal:
Pada tanggal 1 Januari 2001 Wajib Pajak B berstatus kawin dengan tanggungan 1 (satu) orang anak. Apabila anak yang kedua lahir setelah tanggal 1 Januari 2001, maka besarnya Penghasilan Tidak Kena Pajak yang diberikan Wajib Pajak B untuk tahun pajak 2001 tetap dihitung berdasarkan status kawin dengan 1 (satu) anak.

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

2 Tanggapan to “Penghasilan Tidak Kena Pajak”

RSS Feed for My Tax Community Comments RSS Feed

Menurut saya, penghitungan PTKP ditentukan menurut keadaan pada awal tahun pajak atau awal bagian tahun pajak .
Penghitungan PTKP untuk pegawai lama (tahun sebelumnya sudah bekerja di Indonesia) dilakukan denagn melihat keadan pada awal tahun takwim(1januari). Bagi pegawai yang baru datang dan menetap di Indonesia dalam bagian tahun takwim , besarnya PTKP tersebut berdasarkan keadaan pada awal bulan dari bagian tahun takwim yang bersangkutan. Dal;am hal karyawati kawin, PTKP yang dikurangkan adalah hanya untuk dirinya sendiri . Dalam hal karyawati tidak kawin , pengurangan ptkp selain untuk dirinya sendiri juga PTKP untuk berkeluarga yang menjadi tanggungan sepenuhnya. …………..itu menurut saya lho……………makasih!!!!!

Terima Kasih informasinya


Where's The Comment Form?

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: