Tugas Tanggapan Artikel 2

Posted on Desember 7, 2007. Filed under: Artikel |

Kepada Peserta MK Perpajakan Semester Gasal 2007/2008

Tugas Tanggapan minggu ini berkaitan dengan etika wajib pajak dan pelanggaran etika yang dilakukan wajib pajak. Setelah minggu sebelumnya berkaitan dengan etika konsultan pajak, karena keduanya sangat berkaitan satu sama lain.

Penggelapan Pajak

Diam-diam, Direktorat Jenderal Pajak sedang mengungkap puluhan dugaan penggelapan pajak. Sampai akhir November ini, tercatat ada 46 Wajib Pajak (WP) yang masuk daftar penyidikan aparat pajak, dengan taksiran kerugian mencapai Rp 1,586 triliun.

Pontas Pane, Kepala Sub Penyidikan Ditjen Pajak menyebutkan, ke 46 WP yang sedang mereka pelototi itu bukan hanya WP badan, tetapi ada juga WP Perorangan. Modus yang paling banyak adalah dengan menggunakan faktur pajak fiktif serta menurunkan omzet dari yang semestinya.

Untuk dugaan faktur pajak fiktif, Ditjen Pajak saat ini mengincar para cukong penerbit atau brokernya serta bakal menyeret pengguna faktur pajak bodong itu sebagai tersangka. “Sehingga ada efek jera bagi mereka yang mau membeli faktur fiktif, hingga mata rantainya bisa putus,” kata Pane, Rabu (28/11).

Pajak mencurigai ada empat WP yang mengecilkan omzet dan membengkakkan biaya sehingga neraca terlihat normal. Di antaranya, Pane menyebut konglomerat besar berinisial GY yang juga juragan gula, serta seorang lagi berinisial HBC. Ia enggan menyebut berapa kerugian negara akibat ulah keduanya karena penyidikan masih berlangsung. “Yang pasti, mereka melanggar aturan pajak karena mencantumkan SPT tidak sesuai dengan penghasilan yang dia terima,” tambahnya.

Di luar 46 kasus tersebut, sejak 2005 lalu sampai November 2007 ini setidaknya Ditjen Pajak telah selesai menyidik 15 kasus penyelewengan pajak. Rinciannya, tujuh kasus sudah melayang ke Kejaksaan Agung dengan total kerugian negara senilai Rp 323,1 miliar dan jumlah tersangkanya 10 orang.

Sementara delapan kasus Iain yang merugikan negara Rp 100,1 miliar dengan tersangka sembilan orang sudah mendapat vonis hukuman dari pengadilan. Tapi jumlah dendanya terbilang kecil, hanya Rp 6,8 miliar.

Harian Kontan; Kamis, 29 Nov 2007

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: