Bahasan BPHTB

Posted on Agustus 8, 2007. Filed under: Tax Case |

Contoh 1 Seorang anak memperoleh warisan dari ayahnya sebidang tanah dan bangunan diatasnya dengan nilai pasar sebesar Rp 200.000.000,00. Terhadap tanah dan bangunan tersebut telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan pada tahun yang bersangkutan mendaftar ke Kantor Pertanahan setempat dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp 250.000.000,00. Apabila di Kabupaten/Kota letak tanah dan bangunan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak setempat menetapkan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak dalam hal waris sebesar Rp 300.000.000,00, maka besarnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan terutang adalah sebagai berikut :                        

            Nilai Perolehan Objek Pajak                                Rp 250.000.000,00                                   Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak     Rp 300.000.000,00                                   Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak              N i h i l                                   BPHTB terutang                                     N i h i l Contoh 2 Seorang anak memperoleh warisan dari ayahnya sebidang tanah dan bangunan diatasnya dengan nilai pasar sebesar Rp 500.000.000,00. Terhadap tanah dan bangunan tersebut telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan pada tahun yang bersangkutan mendaftar ke Kantor Pertanahan setempat dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp 800.000.000,00. Apabila di Kabupaten/Kota letak tanah dan bangunan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak setempat menetapkan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak dalam hal waris sebesar Rp 300.000.000,00, maka besarnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan terutang adalah sebagai berikut :                        Nilai Perolehan Objek Pajak                                            Rp 800.000.000,00                       Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak                 Rp 300.000.000,00                       Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak                          Rp 500.000.000,00                       BPHTB yang seharusnya terutang = 5% x Rp 500.000.000,00                                                                                       = Rp 25.000.000,00                       BPHTB terutang                            = 50% x Rp 25.000.000,00                                                                                       = Rp 12.500.000,00Contoh 3 Seorang anak memperoleh hibah wasiat dari ayah kandungnya sebidang tanah dan bangunan diatasnya dengan nilai pasar sebesar Rp 500.000.000,00. Terhadap tanah dan bangunan tersebut telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan pada tahun yang bersangkutan mendaftar ke Kantor Pertanahan setempat dengan Nilai JuaI Objek Pajak sebesar Rp 450.000.000,00. Apabila di Kabupaten/Kota letak tanah dan bangunan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat JenderaI Pajak setempat menetapkan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak dalam hal hibah wasiat yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/isteri, sebesar Rp 300.000.000,00, maka besarnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan terutang adalah sebagai berikut :                        Nilai Perolehan Objek Pajak                                            Rp 500.000.000,00                       Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak                 Rp 300.000.000,00                       Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak                          Rp 200.000.000,00                       BPHTB yang seharusnya terutang           = 5% x Rp 200.000.000,00                                                                                    = Rp I0.000.000,00                       BPHTB yang terutang                             = 50% x Rp 10.000.000,00                                                                                    = Rp 5.000.000,00Contoh 4 Suatu Yayasan Panti Asuhan Anak Yatim Piatu memperoleh hibah wasiat dari seseorang sebidang tanah dan bangunan diatasnya dengan nilai pasar sebesar Rp 1.000.000.000,00. Terhadap tanah dan bangunan tersebut telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan pada tahun yang bersangkutan mendaftar ke Kantor Pertanahan setempat dengan Nilai Jual Objek Pajak sebesar Rp 900.000.000,00. Apabila di Kabupaten/Kota letak tanah dan bangunan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak setempat menetapkan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak dalam hal selain waris dan hibah wasiat yang diterima orang pribadi yang masih dalam hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat ke atas atau satu derajat ke bawah dengan pemberi hibah wasiat, termasuk suami/isteri, sebesar Rp 60.000.000,00, maka besarnya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan terutang adalah sebagai berikut :                        Nilai Perolehan Objek Pajak                                            Rp 1.000.000.000,00                       Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak                 Rp      60.000.000,00                       Nilai Perolehan Objek Pajak Kena Pajak                          Rp    940.000.000,00                       BPHTB yang seharusnya terutang           = 5% x Rp 940.000.000,00                                                                                    = Rp 47.000.000,00                       BPHTB yang terutang                             = 50% x Rp 47.000.000,00

                                                                                    = Rp 23.500.000,00

Make a Comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d blogger menyukai ini: